Marc Marquez Beri komentar Musim Kiprah Alex di MotoGP, Ngomong Apa?

Posted on

 

 

Marc Marquez akui tidak pernah menduga Alex Marquez dapat naik tribune pada musim kiprahnya di MotoGP. Bagaimana juga, Marquez percaya adiknya itu lagi membuat perkembangan.
Sebelumnya Alex naik ke kelas premier dengan penuh kebimbangan. Ia tidak jalani pramusim yang bagus sebab wabah corona hingga kemudian ‘didepak’ Repsol Honda ke LCR bahkan juga saat sebelum memainkan balapan pertama kalinya.
Juara dunia MotoGP 2019 selanjutnya jalani paruh pertama yang susah sesudah cuman 2x finish 10 besar (Andalusia dan Emilia Romagna) dalam delapan balapan pertama. Tetapi, Alex perlahan mulai menjawab kritikan.

Pembalap berumur 24 tahun itu membuat surprise sesudah sukses jadi runner-up di Prancis, hasil yang selanjutnya diulangnya di Aragon. Alex Marquez benar-benar selanjutnya terima nasib apes sebab perlu retired di dua balapan selanjutnya di Teruel dan Eropa, saat sebelum menyelesaikan musim dengan finish ke-9 di Portugal.

Marquez sendiri melepaskan hampir semua MotoGP 2020 karena luka lengan kronis di seri pertama. Menurutnya, perform Alex telah melewati harapannya

“Kurasa ia mengagumkan sebab ia sanggup memperoleh dua tribune pada musim pertama kalinya dan pada tahun di mana terdapat karantina. Kejuaraan sempat stop dalam waktu lama,” papar Marquez dikutip GPOne.

“Bahkan juga saya, yang eksper di kelompok itu, memperhatikan jika memainkan tes-tes musim dingin dan jalani balapan pertama itu berlainan dengan tidak mengendarai motor untuk waktu lama, selanjutnya mendadak balapan,” ikat juara dunia MotoGP 6x itu.

“Perkembangan yang membuat suatu ketidaksamaan: jika Anda start secara baik dan jatuh, itu jelek. Jika Anda dimulai dari belakang lalu di depan karenanya bagus. Terang-terangan, saya tidak menduga Alex akan meraih tribune. Kadang ia akan ngomong kepadaku: ‘Well, saya akan naik tribune jika balapannya basah’. Dan saya akan menjawab: ‘Ya…ya.’

“Sudah pasti Anda perlu ngomong ‘iya’, tetapi saya tidak menduganya saat ia mencapainya di Le Mans. Itu ialah hasil yang luar biasa, tetapi kurasa hasil di Aragon jauh lebih penting. Dua balapan di Aragon dan di Portimao waktu finish 10 besar memperlihatkan perkembangan ini,” simpul Marc Marquez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *