Lanjutan IBL 2020 Terganjal Izin Keramaian

Posted on

Lanjutan Indonesia Basketball League (IBL) 2020 harus terlambat. Itu ternyata sebab permasalahan izin keramaian.
Direktur Penting IBL Junas Miradiarsyah ungkap, penangguhan pertandingan sebab tidak mendapatkan surat izin keramaian dari kepolisian. Walau sebenarnya persiapannya telah raih 90 %.

IBL 2020, yang pernah disetop Maret lantas, direncanakan berguling kembali ke 13-27 Oktober di Jakarta. Semua persiapan juga dilaksanakan dari mulai layer atas sampai club. Serta simulasi sudah dilaksanakan.

Tetapi seminggu mendekati pertandingan dikerjakan, operator bersama PP Perbasi putuskan untuk menggagalkan. “Iya benar (sebab tidak bisa surat izin keramaian),” kata Junas dalam temu wartawan lewat virtual, Rabu (7/10/2020).

Walau mengamini, menurut Junas, ketetapan untuk menggagalkan gagasan meneruskan IBL 2020 bukan hanya kepolisian. Tetapi atas pengaturan dengan beberapa pihak berkaitan baik pemda atau kementerian.

“Saya tidak dapat jawab adakah hubungan (sebab demo) tetapi concern-nya dengan keadaan epidemi yang berlangsung, semua keadaannya sama, jadi kami harus terima,” Junas menerangkan berkaitan tidak dikasih izin keramaian.

Persiapan lanjutan IBL 2020 sendiri telah capai 90 %. Bekasnya tinggal realisasinya saja walau masih ada ruangan eror yang perlu diperbarui.

“Ya, ini menjadi investasi buat kita lebih baik pada musim depan. Perlu ditekankan, persiapan ini bukanlah percuma, tetapi jadi modal kita ke tahun kedepan,” katanya.

“Jika epidemi berlalu insya Allah, karena itu standard liga kita lebih tinggi lagi, seperti standard kesehatan serta standard prosedur operasional hal tersebut yang perlu dipertahankan. Bukan bermakna sesudah epidemi normal kembali serta standarnya kembali lagi seperti dahulu lagi,” ia memberikan tambahan masalah belum dapat sambungnya IBL 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *