Kevin Durant dan Kyrie Irving Sebut Caris LeVert Sebagai Bintang Ketiga di Nets

Posted on

 

Setahun lalu, saat Brooklyn Nets mengalami kekalahan beruntun di awal musim 2019-2020, Kyrie Irving mengatakan bahwa timnya membutuhkan bintang ketiga. Irving merasa dirinya dan Durant belum cukup membuat Nets berjaya. Tetapi kini, Irving sendiri yang mengatakan tidak perlu mencari bintang lagi, karena Nets sudah punya Caris LeVert.

Pandangan Irving berubah ketika Nets tampil di Orlando, dalam lanjutan NBA 2019-2020. Rumor tentang bintang ketiga kini sudah hilang. Caris LeVert dan Jarrett Allen membuat Nets lebih kompetitif. Nets mampu menang lima dari delapan pertandingan “seeding games”.

Dari data rotowire.com, LeVert mencetak 25,0 poin, 5,0 rebound, 6,7 asis, dan 1,5 steal per gim dari enam penampilan di “gelembung” NBA. Sementara Allen memimpin perolehan rebound Nets di playoff 2020 dengan 14,8 rebound per gim. Catatan tersebut membuat LeVert mendapat komentar positif dari Kevin Durant.

“Saya pikir Caris adalah pemain yang sempurna bagi tim kami. Dia bisa mencetak poin, memberi asis, mengontrol serangan,” kata Durant di podcast “Old Man & The Three”. “Saya merasa Caris punya semua kemampuan yang dibutuhkan tim. Sehingga dia bisa menjadi bintang.”

Sementara Irving terlihat masih menilai penampilan beberapa pemain yang sekiranya layak disebut bintang ketiga.

Irving menyebut nama-nama pemain yang berpeluang menyandang predikat tersebut di tim Nets musim depan.

“Secara kolektif, saya merasa tim kami sudah hebat. Tetapi untuk mencuri perhatian, kami butuh satu orang yang untuk melengkapi saya dan Durant. Ada DeAndre Jordan, Garrett Temple, Spencer Dinwiddie, Jarrett Allen, dan Caris LeVert. Kita akan sama-sama melihat perkembangannya,” kata Irving, seperti dilansir netsdaily.com.

Justru Steve Nash sebagai kepala pelatih Nets musim depan berkomentar bahwa LeVert sudah layak disebut bintang ketiga. Nash mengatakan hal tersebut kepada Joe & Evan dari WFAN.

“Saya sudah mengenal Caris selama beberapa tahun, dan selalu mengagumi permainannya. Dia adalah bagian dari kehebatan tim kami. Bagi saya, Caris itu pemain serba bisa. Mungkin LeVert akan seperti Manu Ginobili,” ungkap Nash.

“Caris dan Jarrett sama-sama berkembang pesat. Penampilan mereka di ‘gelembung’ membuat saya terkesan. Mereka tim serba bisa, menunjukkan produktifitas dalam mencetak poin.”

Pengamat NBA dari ESPN, Bobby Marks percaya bahwa Caris bisa menjadi bintang ketiga.

Sehingga manajemen Nets tidak perlu berburu pemain lagi. Ini dibuktikan dari penampilan Caris di Orlando.

“Apakah Nets perlu mendatangkan bintang ketiga? Saya pikir tidak, bila LeVert dipercaya mengisi posisi tersebut,” kata Bobby Marks. “Saat Durant dan Irving absen di Orlando, Caris mencetak 25,5 poin dan bermain di beberapa posisi, termasuk garda utama.”

Tampaknya, Steve Nash harus banyak bertanya kepada Jacque Vaughn. Pelatih sementara yang menangani Nets selama di Orlando. Dia adalah sosok di balik performa menawan Caris LeVert. Oleh sebab itu, langkah Nash mempertahankan Vaughn di staf pelatih Nets sudah sangat tepat. Vaughn bisa membantu Nash memikirkan cara yang tepat untuk memaksimalkan seorang Caris LeVert, untuk membantu Kevin Durant dan Kyrie Irving.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *