Derrick Rose Siap Tolong Killian Hayes Jadi Pemain Luar biasa

Posted on

 

Killian Hayes hadir untuk pertamanya kali bersama Detroit Pistons pada game eksibisi pramusim NBA 2020-2021, hari Jumat, 11 Desember waktu di tempat. Hayes disebut selaku pemain hari esok Pistons. Sesaat Derrick Rose siap menolongnya berkembang dan membuatnya garda terbaik di liga.

Hayes adalah pemain opsi ke-7 dalam Draft NBA 2020 kemarin. Selama ini, pelatih kepala Dwane Casey percaya jika Hayes siap bekerja selaku pemain utama di status garda khusus. Pemain berumur 19 tahun itu mengakhiri game dengan menyumbangkan lima point, empat rebound dan tiga asis dalam 21 menit. Ia masih nampak tegang dan lakukan tiga turnover.

“Killian harus rileks saat bermain. Ia begitu kuat. Tetapi ini lumrah di performa pertamanya,” kata Dwane Casey.

Pistons benar-benar kalah atas New York Knicks, 84-90, dalam pertandingan itu. Tapi Casey tidak menyaksikan score akhir, atau bahkan juga statistik yang jelek. Pistons lakukan 22 turnover dan cuman masukkan 32 shooting. Casey menyaksikan itu bukan permasalahan besar. Untuknya, menyaksikan 15 pemainnya tampil dan pahami apa yang ia ingin, jadi kunci di pertandingan pertama ini. Casey pastikan Blake Griffin dan Derrick Rose kembali lagi solid.

Baca juga : J.B. Bickerstaff: Pelatih Harus Lebih Inovatif dalam Berbicara dengan Pemain

Spesial untuk Rose, ia sekarang ambil tanggung jawab baru di Pistons

Veteran 12 tahun di NBA itu terima pekerjaan selaku tutor Killian Hayes. Pemain sekaliber Rose benar-benar tidak semestinya duduk di kursi cadangan. Tetapi itu yang ia harapkan saat ini.

“Saya senang permainannya (Hayes). Adalah kehormatan untuk dapat memberikannya panduan dan share pengalaman saya. Saya telah bicara dengannya dan menjelaskan jika ia ialah hari esok team. Pekerjaan saya di sini yaitu mendorongnya, dan mendidiknya jadi pemain luar biasa,” kata Rose dalam wawancara vitual, seperti diambil dari USA Today.

Hayes sekarang ini diprediksikan selaku garda khusus pokok Pistons musim depan. Sedang Rose peluang turun dari kursi cadangan. Hayes akan didorong dalam pemburuan gelar Rookie of the Year musim depan. Hayes punyai pengalaman berlaga di Jerman dengan club ratiopharm Ulm. Dalam 20 game, Hayes cetak rerata 11,6 point, 3,2 rebound, 5,3 asis dan 1,4 steal per game. Bersama tim nasional Perancis, Hayes jadi juara di FIBA U16 European Championship 2017, dan dipilih selaku pemain terbaik (MVP). Menyaksikan jejeran prestasi itu, Pistons percaya pemain mudanya bisa saja asset hari esok.

Pistons akan kembali lagi berjumpa Knicks di pramusim di hari Minggu, 13 Desember waktu Amerika Serikat.

Baca juga : Leverkusen Vs Hoffenheim: Kesempatan The Werkself Geser Bayern di Pucuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *