Andrea Dovizioso sudah memutus vakum dari MotoGP untuk musim depan. Juara dunia 8x Marc Marquez yakini keputusan itu bukan cara yang pas.
Dovizioso sekarang ini tidak berafiliasi dengan team mana saja sesudah tinggalkan Ducati pada musim 2019. Beritanya, perpisahan Dovizioso-Ducati didasari ketidaksepakatan dalam faktor keuangan. Dovizioso pengin upah yang semakin besar, sedang team Italia itu tidak sanggup bersedia.

Meskipun begitu, Dovizioso merencanakan untuk comeback ke trek balap MotoGP pada musim 2022. Tetapi, Marquez memandang jika bekas pesaingnya itu akan kesusahan sebab mangkir kelamaan. Masalahnya Dovizioso akan perlu menyesuaikan dengan motor yang baru dan hadapi rintangan dari pembalap-pebalap yang lebih muda.

“Dovizioso bertanding untuk titel juara sepanjang tiga musim dengan sering jadi runner-up. Saya benar-benar tidak pahami dengan yang terjadi, itu ialah keadaan yang mengagetkan saya,” kata Marquez ke DAZN.

Baca juga : Hari yang Cantik Buat Weston McKennie

“Kurasa tinggalkan MotoGP itu beresiko dan pikirkan mengenai kembali ke 2022 tiada jadi seorang pembalap penguji. Ini olahraga ini segala hal bergerak cepat sekali dan satu angkatan akan tiba dari Moto2.”

“Kemungkinan ia benar-benar tidak berasa tenteram dengan motornya. Ada beberapa perbincangan mengenai permasalahan dengan ban belakang. Motornya sukses sebab Miller sanggup membuat hasil bagus dan di masa lampau Dovi terus bisa lebih cepat dari Jack. Sudah pasti ini aneh, tetapi itu cuman pendapatku saja jika disaksikan di luar,” tambah Marquez.

Walau begitu, Dovizioso memungkinkannya comeback bisa lebih cepat. Marquez perlu kembali lagi mangkir lama habis jalani operasi lengan kanan ke-3 belakangan ini.

Dengan keadaan ini, Respol Honda perlu selekasnya bergerak cari pembalap baru untuk isi bangku tandem Marc Marquez. Dovizioso digadangkan selaku alternatif sebab bukan hanya sedang lowong, tetapi kenal dengan motor Honda yang pernah ditunggangganginya pada 2009-2011.

Baca juga : Beberapa angka di Balik Start Jelek Barcelona

 

 

Marc Marquez akui tidak pernah menduga Alex Marquez dapat naik tribune pada musim kiprahnya di MotoGP. Bagaimana juga, Marquez percaya adiknya itu lagi membuat perkembangan.
Sebelumnya Alex naik ke kelas premier dengan penuh kebimbangan. Ia tidak jalani pramusim yang bagus sebab wabah corona hingga kemudian ‘didepak’ Repsol Honda ke LCR bahkan juga saat sebelum memainkan balapan pertama kalinya.
Juara dunia MotoGP 2019 selanjutnya jalani paruh pertama yang susah sesudah cuman 2x finish 10 besar (Andalusia dan Emilia Romagna) dalam delapan balapan pertama. Tetapi, Alex perlahan mulai menjawab kritikan.

Pembalap berumur 24 tahun itu membuat surprise sesudah sukses jadi runner-up di Prancis, hasil yang selanjutnya diulangnya di Aragon. Alex Marquez benar-benar selanjutnya terima nasib apes sebab perlu retired di dua balapan selanjutnya di Teruel dan Eropa, saat sebelum menyelesaikan musim dengan finish ke-9 di Portugal.

Marquez sendiri melepaskan hampir semua MotoGP 2020 karena luka lengan kronis di seri pertama. Menurutnya, perform Alex telah melewati harapannya

“Kurasa ia mengagumkan sebab ia sanggup memperoleh dua tribune pada musim pertama kalinya dan pada tahun di mana terdapat karantina. Kejuaraan sempat stop dalam waktu lama,” papar Marquez dikutip GPOne.

“Bahkan juga saya, yang eksper di kelompok itu, memperhatikan jika memainkan tes-tes musim dingin dan jalani balapan pertama itu berlainan dengan tidak mengendarai motor untuk waktu lama, selanjutnya mendadak balapan,” ikat juara dunia MotoGP 6x itu.

“Perkembangan yang membuat suatu ketidaksamaan: jika Anda start secara baik dan jatuh, itu jelek. Jika Anda dimulai dari belakang lalu di depan karenanya bagus. Terang-terangan, saya tidak menduga Alex akan meraih tribune. Kadang ia akan ngomong kepadaku: ‘Well, saya akan naik tribune jika balapannya basah’. Dan saya akan menjawab: ‘Ya…ya.’

“Sudah pasti Anda perlu ngomong ‘iya’, tetapi saya tidak menduganya saat ia mencapainya di Le Mans. Itu ialah hasil yang luar biasa, tetapi kurasa hasil di Aragon jauh lebih penting. Dua balapan di Aragon dan di Portimao waktu finish 10 besar memperlihatkan perkembangan ini,” simpul Marc Marquez.

 

Juara MotoGP 2020 Joan Mir kecewa sebab lagi dihubungkan dengan tiadanya Marc Marquez. Bagaimana juga, Mir mengaku jika ia harus juara kembali untuk meniadakan kebimbangan.
Pembalap Suzuki itu tampil selaku surprise besar habis menyikat titel juara dunia. Mengawali tiada status favorite, Mir tampil paling stabil sesudah 7x naik tribune, terhitung sekali kemenangan di seri Eropa.

Di klasemen akhir, Joan Mir kumpulkan 171 point unggul 13 point dari pembalap Petronas SRT Franco Morbidelli sebagai runner-up. Berhasil Mir memutuskan kangen Suzuki akan titel juara dunia sesudah akhir kali dimenangkan Kenny Roberts, Jr pada 20 tahun kemarin.

Tetapi, ada tanggapan miring yang menemani kesuksesan Joan Mir. Cukup banyak yang memandang Mir mujur sebab Marc Marquez mangkir habis alami luka pundak kronis di seri pertama.

Tidak disangkal jika pembalap Repsol Honda itu adalah pembalap to beat, pembalap tertangguh yang memimpin MotoGP dalam tujuh tahun akhir. Tetapi, Mir berkukuh jika dianya masih pantas mendapatkan pernyataan.

“Itu tidak begitu mengusikku sebab kurasa beberapa orang yang menjelaskannya hanya sedikit tahu mengenai balap motor, beberapa orang yang pikirkan masalah itu,” sengat Mir ke Marca. “Soalnya, jika Anda mulai merebut gelar juara dari beberapa orang sebab ada seorang pembalap yang luka, karena itu piala yang diberi kepadaku bermakna kosong.”

“Banyak nama yang mulai disebutkan dan Anda dapat menyaksikan: Marc Marquez, pada tahun pertama ia, bukan satu tetapi dua pembalap luka: Lorenzo dan Pedrosa. Ia juara dengan memperoleh pernyataan besar.”

“Kevin Schwantz: apa yang berlangsung dengan Rainey (ia duduk di bangku roda sesudah alami kecelakaan) berlangsung pada ia. Criville, mengenai Doohan. Dan saya tidak menyepelekan Criville atau beberapa orang ini. Mereka benar-benar juara sebab mereka sanggup tampil lebih baik daripara pesaingnya, dan mereka memenangkan titelnya. Hanya itu.”

“Ya, saya harus juara kembali. Mereka akan membuatku juara kembali. Semoga,” cetus Joan Mir.

MotoGP Valencia akan dipentaskan di akhir minggu ini. Valentino Rossi memandang balapan ke-13 musim ini lebih tenang.
Di circuit Ricardo Tormo, Valencia, balapan MotoGP Valencia diadakan. Race, Minggu (15/11/2020), ditayangkan langsung oleh Trans7, bisa juga dilihat di detikSport lewat link streaming langsung.

Rossi menyongsong balapan MotoGP Eropa dengan tergesa-gesa. Ia baru dipastikan dapat start pada hari Jumat, atau waktu sesion free practice telah diadakan.

Karena penyiapan yang kurang masak itu, Rossi juga sampai tidak berhasil finish sebab motornya berhenti di salah satunya kelokan.
Dengan keadaan kesehatan yang lebih bagus, Rossi juga berkata jika dianya dapat semakin tenang memandang MotoGP Valencia.

“Dibanding minggu kemarin, saya dapat memandang GP ini lebih tenang. Kaliini, saya ketahui jika saya bisa balapan, jadi itu hilangkan sedikit depresi yang saya serta team alami,” kata Rossi di GP One.

“Saat ini, kami dapat konsentrasi untuk tingkatkan kerja minggu kemarin. Benar-benar malu-maluin jika kami tidak dapat mengakhiri balapan, tetapi kami memiliki peluang lain Minggu ini. Kami ketahui tidak akan gampang. Kami kesusahan untuk mendapati cengkraman minggu kemarin, jadi kami akan konsentrasi pada segi itu,” kata Rossi menambah.

Di MotoGP 2020, Rossi tampil kurang oke. Ia berada di status ke-15 klassemen MotoGP dengan perolehan 58 point. Rossi tidak optimal sebab 5 kali tidak berhasil finish serta 2 kali tidak turut race sebab COVID-19.

 

Valentino Rossi jadi salah satunya kejadian di milenium baru gelaran balap motor. 19 tahun kemarin, The Doctor jadi juara dunia kelas premier untuk pertama-tama.
Sesudah jalani kiprah yang bagus di kelas 500cc, Rossi tampil kembali sip pada musim kedua-duanya. Bahkan juga, ia sukses jadi juara dunia bersama team Nastro Azzurro Honda.

Rossi menutup titel juara dunia di balapan MotoGP Australia. Ia memenangkan pertempuran sengit dengan Max Biaggi untuk menjadi juara pada musim 2001.

Dalam balapan di Phillip Island di 14 Oktober 2001, Rossi menyantap lap dengan catatan waktu 42 menit 22,383 detik. Ia lebih cepat 0,013 detik dari Biaggi, yang berada di urutan ke-2.

Rossi mencatat rekor jadi juara dunia dengan perolehan 325 point. Ada 11 seri yang dimenangkan Rossi, dari keseluruhan 16 balapan yang diadakan pada musim 2001.

Hampir 2 dasawarsa meniti karier di kelas premier gelaran balap motor, sampai sekarang Rossi telah 351 balapan di kelas premier. Ia telah mencatat 89 kemenangan di MotoGP.

Ada 7 titel juara dunia yang telah dimenangkan Rossi. Titel juara dunia paling akhir didapatkan di musim 2009.

Dalam beberapa musim paling akhir, Rossi sulit berkompetisi di MotoGP. Akhir kali jadi juara seri dijangkau di MotoGP Belanda 2017.

Rossi telah tidak berhasil finish 3x berturut-turut di MotoGP 2020. Dengan kesuruhan, Rossi telah 4 kali tidak sanggup mengakhiri balapan dari 9 seri yang telah diadakan musim ini,

MotoGP akhir pekan ini akan tampilkan balapan di Aragon. Rossi belum pernah mencatat kemenangan waktu membalap di MotoGP Aragon.

“Di atas kertas, balapan-balapan itu akan sulit buat saya. Untuk alasan itu, akan penting untuk dapat bersaing. Itu bisa menjadi rintangan. Ada 5 balapan sisa sampai akhir kejuaraan dunia serta saya akan mengeluarkan kekuatan terbaik,” kata Rossi di GP One.

Fabio Quartarao menyambut MotoGP Prancis dengan kepercayaan diri tinggi. Dia akan membalap di dalam rumah sendiri dengan posisi untuk puncak klassemen pembalap.
MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, akan digelar minggu ini. Balapan akan berjalan pada Minggu (11/10/2020) malam WIB.

Seri ini berasa istimewa untuk Quartararo sebab dia akan membalap di tanah kelahirannya. Pembalap team Petronas SRT ini punyai modal bagus menyambut balapan di ‘rumahnya’ sendiri.

Quartararo sanggup mendapatkan tribune pertama di seri awalnya yakni MotoGP Catalunya. Pembalap kelahiran Nice itu sekarang ini sedang ada di pucuk klassemen pembalap selesai kumpulkan 108 point.

Dia unggul delapan angka dari Joan Mir di posisi ke-2 yang mendapatkan 100 angka, dan Maverick Vinales yang tempati tempat ke-3 dengan perolehan 90 point.

Bermodalkan itu, Quartararo optimistis akan jadi yang paling cepat di MotopGP Prancis. Dia berkemauan melakukan perbaikan catatannya di Le Mans musim lantas yang cuman finish di rangking ke-8

Pria 21 tahun ini akui telah kenal benar karakter Sirkuit Bugatti, Le Mans. Circuit ini jadi salah satunya trek favorite Quartararo.

“Saya benar-benar suka dapat membalap di kandang tahun ini. Hal yang spesial untuk pergi kesana untuk pimpinan klassemen,” kata Quartararo diambil dari Crash.

“Le Mans ialah track yang paling saya gemari. Ini bisa menjadi penting buat kami untuk berusaha untuk kemenangan serta cetak point sebanyak-banyaknya.”

“Umumnya ini ialah track yang saya kuasai secara baik. Saya finish ke-8 di situ tahun kemarin tapi itu ialah balapan yang cepat sekali serta saya mengharap untuk meneruskan perform bagus waktu akhir minggu lantas di Barcelona.”

“Saya cuman mengharap beberapa fan dibolehkan untuk tiba. Ini akan mendatangkan kehangatan sebab situasi sekarang ini benar-benar dingin.” tuturnya.

 

Valentino Rossi tidak berhasil finish di MotoGP Emilia Romagna. The Doctor menerangkan kekeliruan yang dilakukan.
Di Circuit Marco Simoncelli, Minggu (20/9/2020), Rossi langsung alami crash di lap ke-2, tepatya di kelokan empat. Dia lantas coba kembali lagi meneruskan lomba, tetapi pada akhirnya pilih masuk pit serta stop waktu balapan masih tersisa 12 lap lagi.

Hasil ini demikian menyedihkan buat Rossi. Karena di MotoGP San Marino yang diadakan di circuit yang serupa minggu kemarin, pembalap Monster Energy Yamaha itu finish di tempat ke-4. Dia ingin melakukan perbaikan catatan itu kesempatan ini, tetapi pada akhirnya tidak berhasil.

“Kami melalui kelokan empat dengan cara bergerombol, serta saya lakukan kekeliruan. Saya dengan cara tidak menyengaja justru menekan tuas rem,” tutur Rossi, diambil oleh GPOne.

“Kadang hal seperti itu berlangsung dengan cara tidak menyengaja. Rasa-rasanya akhir kali saya lakukan hal semacam itu waktu lakukan pemanasan sekian tahun kemarin. Sayangnya ini hari saya begitu membungkuk serta pada akhirnya jadi kalut.”

“Saya ingin meneruskan lomba sebab motorku telah alami beberapa modifikasi, serta saya ingin pahami kecepatannya. Saya sadar jika saya tidak punyai grip belakang, saya tidak cepat, walau susah fokus serta mempunyai motivasi sesudah jatuh awalnya.”

“Hari ini yang sangat susah, tetapi berikut yang namanya hidup, yang namanya balapan,” kata juara dunia 9 kali itu.

Balapan setelah itu akan diadakan di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (27/9/2020), dengan judul MotoGP Catalunya. Rossi berkemauan tampil lebih bagus disana.

“Kami punyai balapan setelah itu minggu kedepan di Barcelona. Kami akan coba disana. Pekerjaan yang lain, situasi yang lain juga. Tetapi saya menyenangi tracknya,” tegas Rossi.

Francesco Bagnaia tampil cemerlang di session free practice ke-3 MotoGP Emilia Romagna. Pembalap Pramac Racing itu menjadi yang paling cepat serta pecahkan rekor circuit.

Session free practice ke-3 MotoGP Emilia Romagna diadakan di Circuit Marco Simoncelli, Sabtu (19/9/2020) sore WIB. Setengah session berjalan,

tempat paling depan pernah digenggam oleh Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, sampai Andrea Dovizioso.

Tetapi keadaan berubah cepat di 10 menit paling akhir. Francesco Bagnaia melejit dari tempat ke-13 untuk merampas tempat paling depan,

dengan catatan waktu paling baik satu menit 31,127 detik. Catatan itu sekaligus juga pecahkan rekor di Misano, yang awalnya digenggam Maverick Vinales.

Catatan Vinales awalnya ialah satu menit 31,411 detik. Vinales sebetulnya pernah coba melewati catatan Bagnaia.

Tetapi pergerakan terakhir kalinya di session ini cuma sukses meletakkannya di tempat ke-2, dengan catatan waktu berbeda 0,058 detik saja.

Fabio Quartararo tempati tempat ke-3, diikuti Franco Morbidelli serta Joan Mir. Valentino Rossi berada di tempat enam serta beruntun di belakangnya ialah Danilo Petrucci, Nakagami, Jack Miller, serta Johann Zarco.

Beberapa pembalap jatuh di penghujung session, salah satunya Pol Espargararo, Bagnaia, serta Miguel Oliveira.

Hasil FP3 MotoGP Emilia Romagna

1. Francesco Bagnaia Pramac Ducati (GP20) 1’31.127s 13/15 302k
2. Maverick Viñales Monster Yamaha (YZR-M1) +0.058s 19/19 293k
3. Fabio Quartararo Petronas Yamaha (YZR-M1) +0.232s 20/20 292k
4. Franco Morbidelli Petronas Yamaha (YZR-M1) +0.302s 20/20 292k
5. Joan Mir Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0.499s 22/22 295k
6. Valentino Rossi Monster Yamaha (YZR-M1) +0.553s 21/23 289k
7. Danilo Petrucci Ducati Tim (GP20) +0.574s 19/19 298k
8. Takaaki Nakagami LCR Honda (RC213V) +0.626s 15/21 294k
9. Jack Miller Pramac Ducati (GP20) +0.633s 17/17 302k

10. Johann Zarco Reale Avintia (GP19) +0.699s 21/21 298k
11. Brad Binder Red Bull KTM (RC16)* +0.733s 21/21 295k
12. Aleix Espargaro Aprilia Gresini (RS-GP) +0.763s 15/17 296k
13. Andrea Dovizioso Ducati Tim (GP20) +0.767s 21/22 298k
14. Pol Espargaro Red Bull KTM (RC16) +0.835s 12/14 298k
15. Iker Lecuona Red Bull KTM Tech3 (RC16)* +1.102s 13/19 296k
16. Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.133s 14/16 297k
17. Alex Rins Suzuki Ecstar (GSX-RR) +1.165s 19/21 295k
18. Alex Marquez Repsol Honda (RC213V)* +1.251s 16/21 298k
19. Bradley Smith Aprilia Gresini (RS-GP) +1.894s 19/19 293k
20. Tito Rabat Reale Avintia (GP19) +1.921s 19/20 297k

MotoGP Emilia Romagna akan dipentaskan diakhir minggu ini. Pembalap Suzuki, Alex Rins, bernafsu besar untuk memburu kemenangan pertama musim ini.
Di Misano World Sirkuit Marco Simoncelli, Minggu (20/9/2020) malam WIB, MotoGP Emilia Romagna diadakan. Seri ini diadakan di track yang sama juga dengan MotoGP San Marino.

Diakhir minggu kemarin, pembalap Suzuki, Alex Rins, harus senang finish ke-5. Ia kalah beradu cepat dengan rekanan segrupnya, Joan Mir, serta Valentino Rossi untuk merebutkan tribune ke-3.

Pada seri ke enam MotoGP 2020 itu, Franco Morbidelli sebagai juara. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu dapat menang dengan mulus, telah ad adi tempat paling depan semenjak sekejap sesudah start.

Rins memandang jika kecepatan motor kendaraannya, GSX-RR, hampir sama dengan YZR-M1 punya Morbidelli. Oleh karenanya, Rins akan berusaha untuk mencetak kemenangan pertama musim ini bersama-sama Suzuki.

“Kami akan coba, kecepatannya sangatlah baik, seperti dengan Morbidelli. Saya harus berusaha untuk lebih bagus waktu kwalifikasi supaya bisa start dari baris paling depan serta berupaya keras semenjak start,” kata Rins seperti dikutip GP One.

Di MotoGP musim ini, kompetisi untuk meraih juara dunia cukup seru. Di klassemen MotoGP 2020, Andrea Dovizioso masih yang paling atas dengan perolehan 76 point.

Disamping itu, Rins berada di tempat ke-12 dengan perolehan 40 point. Ia tidak pernah mendapatkan tribune, catatan terbaik waktu finish ke-4 di MotoGP Ceko.