Tottenham Hotspur sedang tampil bagus musim ini di bawah instruksi Jose Mourinho. Eric Dier memandang the Lilywhites dibikin lebih pragmatis dan dewasa.
Club asal London Utara itu lagi ada di kelas atas Liga Inggris. Tottenham kumpulkan 20 point dari 9 laga dengan perincian enam kemenangan, dua seimbang, dan satu kekalahan.

Kedahsyatan Tottenham nampak dari hasil bagus waktu menyikat Manchester United 6-1 di Old Trafford. Manchester City di akhir pekan lalu ditaklukkan dengan score 2-0.

Tottenham sekarang ini hanya ketinggalan satu point dari Liverpool di pucuk klasemen, yang telah bermain 10 kali. Team garapan Mourinho ini dapat menggantikan pimpinan klasemen bila sanggup menaklukkan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (29/11/2020) malam WIB, yang dapat dilihat melalui Mola TV di link ini.

Peranan Mourinho besar sekali atas pergerakan sip Tottenham musim ini. Manager asal Portugal berhasil bikin Tottenham lebih pragmatis dan dewasa menurut Dier

“Saya akan menjelaskan team ini kemungkinan lebih pragmatis. Saya berpikir kami masih mempunyai banyak kualitas yang kami miliki sepanjang masa itu sebelumnya, saya berpikir kami seluruh sedikit lebih tua, sedikit lebih dewasa juga. Kami sedia lakukan hal yang lain dibanding waktu Anda lebih muda,” kata pemain tengah Tottenham, Eric Dier ke Sky Sports.

“Saya berasa ini team yang jauh lebih dewasa, dan kedalaman tim bukan suatu hal yang saya saksikan sepanjang saya di sini, kami mempunyai kedalaman yang mengagumkan, dengan di kursi cadangan,” tambahnya.

“Persaingan itu tentu menggerakkan beberapa hal, dan saya berpikir itu ialah suatu hal di masa lampau yang kami perjuangkan, tidak mempunyai persaingan untuk menggerakkan suatu hal.sebuah hal. Anda pengin mempunyai motivasi diri kita, tapi Anda tidak bisa menyanggah itu berlainan saat di tim yang besar. Seluruh orang sama-sama terpicu.”

“Ia (Mourinho) terang memberikan cap pada club dan beberapa pemain secara pribadi. Dia tentu mengaplikasikan beberapa hal yang pengin ia saksikan. Ia pengin kami jadi representasi dirinya. Kuat pastinya dan itu adalah salah satunya kata yang akan saya pakai untuk mengambarkan ia, dan team ini,” Dier memperjelas.

 

Teka-teki pelatih kepala Bima Gagah terjawab. Manajemen secara resmi mengenalkan David Singleton selaku nahkoda team untuk melalui kerasnya persaingan Indonesian Basketball League (IBL) musim depan.
Bekas pelatih Pacific Caesar Surabaya ini gagasannya terbang dari Italia dalam kurun waktu dekat habis mengakhiri kepentingan visa.

Ditunjuknya Singleton tidak lepas dari prestasinya selaku pelatih yang telah kenyang pengalaman. Selain itu pelatih yang bawa Saigon Heat juara liga Vietnam itu punyai misi serta visi yang serupa seperti peningkatan pemain muda.

“Kami serius untuk meningkatkan pemain muda yang diawali pada sekolah tinggi. Konkritnya kelak, Singleton siap turun ke beberapa sekolah,” kata Presiden Bima Gagah dr Edy Wibowo ke reporter di Yogyakarta, Sabtu (28/11/2020).

David Singleton sendiri disebutkan tidak sabar latih Rachmad Febri Utomo dan teman-teman dan turun ke beberapa sekolah saat wabah usai

“Keinginannya kelak gabungan Singleton-Bima Gagah berpengaruh ke perbasketan tanah air. Selain itu prestasinya tak perlu disangsikan kembali,” tambahnya.

Habis dipilih selaku pelatih kepala, Singleton punyai sasaran membuat Bima Gagah lebih bersaing. Ia janjikan permainan yang ngotot dengan game rencana yang nikmat untuk dilihat.

“Perlu usaha keras dan banyak pengorbanan untuk membuat merek semacam itu. Tetapi saya percaya kita akan nikmati prosesnya,” keras pelatih yang dekat dipanggil Dave itu.

 

Almarhum Diego Maradona pernah menceritakan masalah kepuasan duniawi yang dicicipinya. Ujungnya ialah penyesalan semata-mata.
Diego Armando Maradona sudah meninggal pada Rabu (25/11/2020) malam WIB tempo hari. Pembuat gol iconic ‘Tangan Tuhan’ asal Argentina itu hembuskan napas paling akhir di umur 60 tahun.

Diego Maradona disemayamkan di penyemayaman Bella Vista, di tepian ibukota Buenos Aires. Pemerintahan Argentina bahkan juga mengatakan duka nasional sampai tiga hari untuk menghargainya.

Maradona demikian disegani untuk masyarakat Argentina

Tidak sangsi, ia sudah menyembahkan gelar Piala Dunia 1986 pada Argentina yang hingga saat ini belum pernah dicapai kembali oleh beberapa pemain timnasnya.

Di tingkat club, Napoli jadi tonggak berhasil pemain berjulukan D10S itu. Dua scudetto pernah disembahkannya.

Kehidupan Diego Maradona di luar lapangan rumput terus mendapatkan sorotan. Tidak sangsi di zaman tahun 1980-an, Maradona ialah seorang mega-bintang!

Beberapa pundi uang mengucur cepat ke kantongnya. Walaupun dipanggil selaku Dewa, Maradona teruslah manusia biasa yang terbuai oleh kehidupan dunia.

“Kepopuleran sudah memberikan hadiah ke saya beberapa hal,” kata Maradona seperti dikutip dari Marca.

“Saya mendapatkan wanita kulit putih dan kesenangan terlarang yang lain,” lanjut Maradona.

Diego Maradona sampai terjerumus ke ‘jurang’. Saat dianya, konsumsi beberapa obat terlarang seperti kokain

“Itu seluruh lagi membuatku ketagihan,” jelas Maradona.

Akhirnya, pola hidup Diego Maradona jadi amburadul. Dari bintang, ia jadi seorang pesakitan.

Kepopulerannya di periode muda, membuat Diego Maradona di umur senja kerap bolak-balik masuk ke rumah sakit.

Diawali di tahun 2015 tempo hari, Diego Maradona disampaikan jalani operasi bypass lambung sebab dia menanggung derita berat tubuh berlebihan. Malahan, pernah alami pendarahan lambung.

Terberat pada awal tahun 2020 ini, Maradona alami pembekuan darah di otak. Sampai pada akhirnya, Maradona meninggal dunia sebab alami henti jantung (cardiac arrest).

 

Juara MotoGP 2020 Joan Mir kecewa sebab lagi dihubungkan dengan tiadanya Marc Marquez. Bagaimana juga, Mir mengaku jika ia harus juara kembali untuk meniadakan kebimbangan.
Pembalap Suzuki itu tampil selaku surprise besar habis menyikat titel juara dunia. Mengawali tiada status favorite, Mir tampil paling stabil sesudah 7x naik tribune, terhitung sekali kemenangan di seri Eropa.

Di klasemen akhir, Joan Mir kumpulkan 171 point unggul 13 point dari pembalap Petronas SRT Franco Morbidelli sebagai runner-up. Berhasil Mir memutuskan kangen Suzuki akan titel juara dunia sesudah akhir kali dimenangkan Kenny Roberts, Jr pada 20 tahun kemarin.

Tetapi, ada tanggapan miring yang menemani kesuksesan Joan Mir. Cukup banyak yang memandang Mir mujur sebab Marc Marquez mangkir habis alami luka pundak kronis di seri pertama.

Tidak disangkal jika pembalap Repsol Honda itu adalah pembalap to beat, pembalap tertangguh yang memimpin MotoGP dalam tujuh tahun akhir. Tetapi, Mir berkukuh jika dianya masih pantas mendapatkan pernyataan.

“Itu tidak begitu mengusikku sebab kurasa beberapa orang yang menjelaskannya hanya sedikit tahu mengenai balap motor, beberapa orang yang pikirkan masalah itu,” sengat Mir ke Marca. “Soalnya, jika Anda mulai merebut gelar juara dari beberapa orang sebab ada seorang pembalap yang luka, karena itu piala yang diberi kepadaku bermakna kosong.”

“Banyak nama yang mulai disebutkan dan Anda dapat menyaksikan: Marc Marquez, pada tahun pertama ia, bukan satu tetapi dua pembalap luka: Lorenzo dan Pedrosa. Ia juara dengan memperoleh pernyataan besar.”

“Kevin Schwantz: apa yang berlangsung dengan Rainey (ia duduk di bangku roda sesudah alami kecelakaan) berlangsung pada ia. Criville, mengenai Doohan. Dan saya tidak menyepelekan Criville atau beberapa orang ini. Mereka benar-benar juara sebab mereka sanggup tampil lebih baik daripara pesaingnya, dan mereka memenangkan titelnya. Hanya itu.”

“Ya, saya harus juara kembali. Mereka akan membuatku juara kembali. Semoga,” cetus Joan Mir.

 

Tottenham Hotspur berhasil menaklukkan Manchester City 2-0 dalam kelanjutan Liga Inggris. Hasil ini bawa tim bimbingan Jose Mourinho ke pucuk klasemen sesaat, menggusur Chelsea.
Pada laga yang berjalan di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/11/2020) pagi hari WIB, City sebenarnya lebih kuasai laga. Tetapi The Lilywhites sanggup manfaatkan serbuan balik, dan cetak gol kemenangan melalui oleh Son Heung-min (5′) dan Giovani Lo Celso (65′).

Perolehan tiga point di kandang membuat Tottenham tempati rangking pertama klasemen sesaat Liga Inggris dengan 20 point dari 9 laga. Sesaat City, mereka ketahan di posisi kesepuluh dengan 12 point dari 8 laga.

 

 

Jalannya pertandingan

Ferran Torres telah memberikan ancaman gawang Tottenham pada menit kedua, tetapi tendangan jarak jauhnya bisa ditangkap Hugo Lloris.

GOL! Tottenham menang cepat pada menit kelima. Operan terobosan Tanguy Ndombele sukses diterima Son Heung-min. Bebas tidak terkawal, dia melepas satu tendangan mencatatr yang tidak berhasil dibendung Ederson. Tuan-rumah pimpin 1-0.

Tottenham sempat cetak gol kembali melalui Harry Kane pada menit ke-13, tetapi dibatalkan wasit karena Kane telah lebih dahulu terjerat offside. Saat itu, teror City bersambung melalui tandukan Rodri pada menit ke-15, tetapi Lloris kembali lagi cepat tangkap bola.

City sukses cetak gol pada menit ke-27 melalui tendangan Aymeric Laporte, manfaatkan umpan Gabriel Jesus di kotak penalti. Tetapi wasit menggagalkan gol itu, sesudah siaran Video Assistant Referee (VAR) memperlihatkan Jesus lebih dahulu mengatur bola dengan tangannya saat sebelum mengumpan.

City lagi mendesak. Pada menit ke-41, Gabriel Jesus melepas sepakan keras habis manfaatkan ketegangan di muka gawang Tottenham, tapi hasilnya masih melebar. Score 1-0 untuk Tottenham tutup babak pertama.

Di babak ke-2 , City makin mendesak Tottenham. Kevin De Bruyne nyaris cetak gol pada menit ke-51, tetapi tendangan jarak jauhnya masih meleset tipis disamping kiri gawang. Dua menit selanjutnya, shooting Riyad Mahrez dapat ditangkap oleh Lloris.

Pada menit ke-57, Joao Cancelo mengrim crossing ke Jesus, tetapi bolanya susah dicapai penyerang Brasil itu, hingga finising-nya juga jauh dari target.

 

 

Lagi terserang tidak membuat Tottenham cemas

Pada menit ke-65, mereka malah sukses melipatgandakan keunggulan melalui serbuan balik mematikan.

Harry Kane membawa bola menuju kotak penalti City. Menyaksikan Son mendapatkan pengamanan ketat, dia dengan cerdas melepaskan operan terobosan ke Giovani Lo Celso yang berada di segi kiri dan tidak terkawal. Dengan 1 tendangan terarah, dia cetak gol ke-2 Tottenham.

City lagi usaha memburu ketinggalan. De Bruyne melepas sepakan bebas langsung pada menit ke-73, tetapi tembakannya masih melebar. Pada menit ke-90, tandukan jarak dekat Rodri sukses dihalau dengan cemerlang oleh Lloris.

Sampai laga habis, tidak ada kembali gol yang terbentuk dan score masih 2-0.

 

 

Daftar pemain

Tottenham Hotspur: Lloris, Aurier, Alderweireld (Rodon 81′), Dier, Reguilon, Sissoko, Hojbjerg, Bergwijn (Moura 73′), Ndombele (Lo Celso 65′), Son, Kane.

Manchester City: Ederson, Walker, Ruben Dias, Laporte, Joao Cancelo, De Bruyne, Rodri, Bernardo Silva (Foden 72′), Mahrez (Sterling 72′), Gabriel Jesus, Ferran Torres.

 

Lapangan ABC di teritori Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK) diusulkan dirubah jadi lapangan Ricky Yacobi. Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, yang menyarankan.
Ricky hembuskan napas terakhir kalinya di atas lapangan ABC, habis cetak gol di laga Trofeo Medan Selection, Sabtu , pagi WIB. Ia diperhitungkan alami penyakit serangan jantung waktu sedang main sepakbola bersama beberapa mantan pemain dari Medan.

Pria kelahiran 12 Maret 1963 itu sempat dibawa ke rumah sakit paling dekat, tetapi tidak tertolong. Kepergiannya juga tinggalkan duka dalam untuk pencinta sepakbola. Tidak kecuali, Gatot S. Dewa Broto.

Ricky dipandang mempunyai layanan besar untuk persepakbolaan Indonesia. Diantaranya dia sukses mengantarkan Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1987. Atas landasan itu juga tampil saran perombakan itu.

Selaku wujud penghargaan ke mendiang Ricky Yacobi, kami kemungkinan menyarankan agar lapangan ABC itu dirubah jadi lapangan Ricky Yacobi. Tetapi kawasannya masih Gelanggang olahraga Bung Karno itu final dan tidak bisa terganggu tuntut

“Dan yang ke-2 , kelihatannya lebih bagus namanya Ricky Yacobi dibanding ABC. Alasan ke-3 , bawasannya kelak dipisah kembali kelak Ricky Yacobi bidang A, bidang B, bidang C itu lain cerita. Satu kali lagi nama Bung Karno final, jangan terganggu tuntut,” ia menambah.

Penulis buku Turbulensi Sport di Indonesia, Sport Uniting The Nation ini menerangkan keinginan itu akan lebih dahulu disampaikan ke Menpora Zainudin Amali untuk mendapatkan kesepakatan. Bila disepakati karena itu faksinya akan membuat surat mengajukan ke Sekretaris Negara dan Pusat Pengendalian Kompleks Gelanggang olahraga Bung Karno pada pekan depan.

“Permasalahan disepakati atau mungkin tidak itu ranah mereka (Setneg dan PPK GBK). Kami cuman memfasilitas beberapa pihak. Jadi waktu kami bercakap di dalam rumah tempat tinggal, ada banyak reporter yang bertanya, ya hanya itu hanya itu. Jika secara resmi sich belum pernah ada yang sampaikan ke kami (perombakan nama lapangan), apa lagi ini baru berlangsung tempo hari,” ia mengutarakan.

“Satu kali lagi permasalahan disepakati atau mungkin tidak kami menghargai sebab yang punyai tempat itu bukan Kemenpora. Tempo hari spontanitas waktu dijegat reporter.”

Gatot sekalian menerangkan jika permohonannya itu masih dipandang lumrah. Biarpun ada pihak yang pengin menyarankan hal sama di stadion lain seperti atletik atau aquatik sesuai olahragawan di tempat tidak jadi masalah. Tetapi bergantung masalahnya.

“Jika Ricky kan beliau benar-benar sedang berlaga di atas lapangan yang diusulkan itu. Oh, misalkan stadion akuatik diusulkan nama perenang almarhum Lukman Niode. Itu boleh-boleh saja hanya yang menjadi permasalahan Lukman saat tidak ada, sedang tidak berlaga di tempat akuatik. Ini perbedaannya,” ucapnya.

“Bahkan juga Richard Sam Bera sempat menyarankan ada pusara pahlawan olahraga spesifik. Saran itu bukan yang pertamanya kali, waktu Lukman Niode (wafat) menyarankan. Kami belum (pernah kami usulkan) sebab permasalahan untuk teritori taman pusara pahlawan perlu pengkajian spesial, kami sadarkan diri, sebab syaratnya lebih berat,” katanya kembali.

 

Menpora Zainudin Amali sudah lakukan inspeksi ke lokasi pembangunan Sumut Sport Centre. Venue baru diinginkan tetap digunakan bahkan juga sampai Olimpiade 2032.
Lawatan Zainudin Amali ini dalam rencana dipilihnya Aceh dan Sumatra Utara jadi tuan-rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Pembangunan langsung ditangani sesudah kejelasan itu yang diantaranya ialah Sumut Sport Centre, di Dusun Sena, Tangkai Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Zainudin Amali mengharap Sumut Sport Centre dibuat sama standard internasional. Tetapi janganlah lupa untuk memperhatikan perawatan yang umumnya lepas sesudah ajang PON usai.

“Semangat dari Pemprov Sumut pasti kita animo. Kemenpora RI menghargai apa yang dipersiapkan dengan benar-benar sekalian mengantisipasi perawatan saat PON-nya telah dipersiapkan ,” kata Zainudin Amali dalam keluarkan Kemenpora.

 

Di sejumlah tempat banyak terlantar venue dan pondokan olahragawan yang awalnya dipakai untuk PON, seterusnya jadi beban wilayah

Saya peringatkan Pemprov Sumut dan Aceh supaya diperhitungkan dan dipersiapkan lebih awalnya,” katanya menambah.

Kadispora Sumut Bahar Siagian sampaikan teritori Sumut Sport Center akan dibuat di tempat selebar 300 ha di Dusun Sena, Tangkai Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara yang nanti bisa menjadi simbol kebanggaan Sumut yang keempat. Idenya sendiri ada 3 zone.

Di tempat selebar 300 ha nanti akan dipisah beberapa zone yaitu zone olahraga yang diutamakan untuk teritori olahraga seperti venue yang melingkari stadion khusus, ke-2 yaitu zone pendukung, nanti bakal ada plaza, teater boulevard, mushola, arena bermain hingga dapat untuk warga piknik. Zone paling akhir yaitu zone komersil yang akan dibuat tempat rapat, convention hall dan exhibition hall, mall, hotel dan RS internasional,” terang Bahar.

“Mengapa kita untuk beberapa zone, kita melihat dari wilayah yang lain membuat teritori olahraga untuk event nasional dan internasional

tetapi sesudahnya mati suri tidak terurus sebab ongkos perawatannya tinggi. Karena itu, kelak zone komersil dan pendukung yang lain dapat berperan untuk menjaga seluruh venue

yang ada yang juga terakomodir untuk NPC atau untuk olahragawan berkebutuhan spesial,” katanya.

Siapa tahu venue sisa PON XXI dapat dipakai untuk Olimpiade 2032 di mana Indonesia punya niat jadi tuan-rumah.

Keinginan Indonesia mengadakan Olimpiade 2032 telah memperoleh suport dari Presiden RI Joko Widodo. Karena itu, Menpora memberi pesan supaya venue-venue yang dibuat untuk PON tidak ditelantarkan.

“Mudah-mudahan pembangunan venue di Sumut Sport Center ini bukan hanya diperuntukkan untuk tuan-rumah PON saja. Tapi, untuk tuan-rumah even-even internasional yang lain,” sebut Zainudin Amali.

“Saya benar-benar sama pendapat ini dibuat sama standard internasional. Jadi tanyakan dengan federasi-federasi internasionalnya. Seluruh venue yang akan dibuat harus bekerjasama dan ditanyakan dengan liga internasionalnya,” katanya.

 

 

Menurut pengetahuan yang dicatat dalam lama sah iblindonesia.com, “Restricted Free Agents” ialah pemain yang tidak terlilit dengan club mana juga (periode kontraknya sudah habis), tapi belum dipastikan bebas transfer. Beberapa pemain Stapac Jakarta terhitung memiliki posisi ini, walau mereka tampil di IBL bersama Indonesia Patriots.

Ada ketentuan di liga basket profesional Indonesia yang mengatakan jika seorang pemain baru dapat bebas, atau memiliki posisi “free agent” secara penuh sesudah 2 tahun mangkir dari persaingan. Sedang mereka yang baru stop setahun, masih terhitung selaku restricted free agents. Posisi itu membuat pemain masih juga dalam pegangan club lama. Jadi saat ada club yang lain tertarik, karena itu harus mengakhiri semua kepentingan kontrak dengan club lama waktunya.

Menurut iblindonesia.com, nominal nilai kontrak dari pemain dengan status restricted free agents umumnya dipastikan dari rangking

Tiap club memiliki hak tentukan harga (nilai transfer) sesuai rangking dari pemain itu.

 

 

Liga mengeluarkan 29 nama pemain yang dengan status restricted free agents, mendekati musim 2021. Mereka benar-benar tidak tampil di IBL 2020 kemarin. Tetapi posisinya masih pemain punya club, sebab baru stop setahun. Posisi itu disandang oleh pemain Stapac Jakarta. Walau beberapa pemain hadir untuk Indonesia Patriots, tetapi posisi mereka di club telah stop setahun. Ini sebab Stapac tidak turut IBL 2020. Sesaat hak pemilikan pemain masih ada pada tangan Stapac.

Berikut urutan lengkap yang dikeluarkan oleh IBL:

 

Chris Paul lebih memprioritaskan pekerjaannya selaku Presiden Federasi Pemain NBA (NBPA) daripada dirinya. Sekarang ini Paul repot mengakhiri pasal-pasal mengenai keuangan dalam kontrak pemain. Paul bahkan juga tidak perduli akan bermain di team mana musim depan. Ia cuman pengin pastikan beberapa rekannya dapat memperoleh hak yang pantas.

Paul jadi guest star pada acara “Time 100″ di hari Kamis, 12 November waktu Amerika Serikat. Paul menjelaskan liga dan federasi pemain lagi bekerja untuk memperdalam banyak hal saat sebelum musim baru diawali pada 22 Desember kelak. Menurut Paul, musim depan tidak berjalan prima.

Ada banyak hal yang perlu dituntaskan. Tapi kami sedang kerjakan detilnya. Tidak ada yang prima. Salah satu perhatian kami ialah pengaturan virus Covid-19. Kami pengin pastikan beberapa pemain dan fans kami aman dari penyebaran virus itu,” ucapnya.

Permasalahan yang lain sedang diulas oleh liga dan federasi pemain yakni mengenai persetujuan pemangkasan upah pemain

Cara barusan diambil untuk tutupi rugi liga karena wabah virus korona. Pemangkasan upah ini dapat membuat batasan upah untuk musim 2020-2021 turun. Ini berpengaruh pengurangan nilai kontrak pemain. Paul tidak mau potongan itu begitu besar sampai bikin rugi pemain.

Saat itu, beberapa team telah umumkan berlaga tiada pemirsa. Mereka memperhitungkan kenaikan penyebaran virus korona. Los Angeles Lakers tidak meluluskan pemirsa tiba ke Staples Center. Kebalikannya, OKC Thunder merencanakan kurangi jumlah bangku yang dipasarkan. Tapi hingga saat ini belum terang berapakah ajang yang bisa didatangi pemirsa. Semua tergantung pada kewenangan kesehatan semasing kota tuan-rumah NBA.

“Tidak satu juga dari musim depan yang bagus. Tapi kami usaha membuat liga masih berjalan,” kata Paul, diambil dari Associated Press.

Paul kelihatannya lebih pikirkan keberlangsungan NBA daripada periode depannya sendiri. Karena, waktu ditanyakan berkenaan peluang transisi pemain, Paul tidak memberikan bocoran akan bermain di club mana.

“Saya berumur 35 tahun. Pemain seusia saya cuman dapat mengucapkan syukur masih dikasih peluang bermain basket. Di mana juga saya akan bermain, saya siap,” tegasnya.

Chris Paul tetap punyai tersisa kontrak satu musim dengan nilai AS$41 juta. Thunder bisa perpanjang kontrak itu. Sesaat diakhir musim 2020-2021, Paul menggenggam pilihan pemain dengana nilai kontrak sebesar AS$44 juta

Photo:Twitter NBA TV

 

 

“Bagaimanakah cara tentukan Salary Cap di IBL?”

Tulisan ini ialah lanjutan dari tulisan awalnya yang dengan judul “Bolaharam: ‘Salary Cap’ untuk Liga yang Lebih Baik”.

Kalimat pertama di atas ialah kalimat yang tutup tulisan pertama.

Ini, kembali lagi, saat sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya pengin rekan-rekan seluruh pahami dahulu metode pembangunan persaingan atau pembangunan liga kita, IBL. Terutamanya apa yang berlangsung pada tahun 2017. Satu kejadian, yang untuk saya, benar-benar penting yang akan berpengaruh ke hari esok liga ini. Bertambah lebih baik, atau kebalikannya.

Satu tulisan panjang pernah saya bikin dan keluar di majalah Mainbasket sekian tahun lalu (majalah Mainbasket edisi 60, September 2017). Tulisan itu kurang lebih bercerita peralihan yang berlangsung di IBL di tahun 2017. Penggantian operator pelaksana, yang selanjutnya diantaranya berbuntut raibnya dua team peserta.

Membaca kembali lagi tulisan itu saya pikir akan memberikan kisah landasan ke kita bagaimana seharusnya IBL berjalan. Minimal, dari pemikiran saya. Mudah-mudahan tulisan yang keluar 2 tahun lalu ini akan makin menolong kita untuk selanjutnya mengulas mengenai Salary Cap, selanjutnya ke permasalahan mengapa tulisan ini tampil, yakni mengenai federasi pemain.

Selamat membaca.

Harga Mahal Satu Misi: Gagasan Besar IBL dan Mengapa Tiap Team harus Berupa P.T.

“Di medium banyak bicara profesionalisme. Ada yang menjelaskan jika liga ini sendiri belum profesional. Buat apa gengsi-gengsian membuat PT (Perseroan Terbatas)? Menurut saya dan rekan-rekan di IBL, terhitung Komisaris Khusus kami Pak Erick (Thohir), pembangunan PT itu ialah sisi awalnya dari profesionalisme. Jadi jika kita punyai dasar hukum yang kuat, tujuan saya, jika kita tidak punyai dasar yang kuat, akan sulit untuk jalan yang akan datang. Buntut kita seperti digenggam. Kita harus berani menjelaskan jika liga ini cari keuntungan. Liga punyai landasan ketergantungan, liga (selaku PT) bekerja bersama dengan PT, tidak dapat yang lain. Untuk menjadi profesional itu harus punyai dasar yang kuat. Adanya dasar yang kuat, kita akan profesional,” jelas Agus Mauro, Komisaris PT. Bola Basket Indonesia (PT. BBI), perusahaan yang jalankan Indonesian Basketball League (IBL) semenjak musim 2017.

Surat yang diikuti pertemuan jurnalis CLS Knights Surabaya mengenai penarikan diri mereka dari IBL benar-benar mengagetkan. Tidak cuma beberapa pencinta IBL dan CLS Knights saja yang kaget, dan juga PT. BBI, pelaksana IBL.

Fakta pemunduran diri CLS Knights simpel. Mereka tidak dapat penuhi peraturan atau kemauan IBL yang tuntut team-team peserta memiliki badan hukum PT. CLS Knights pengin masih berupa Yayasan.

Permasalahannya, menurut IBL, team yang berupa yayasan tidak searah dengan visi liga yang pengin jadi satu substansi profesional di periode kedepan.

Saat interviu dengan Rocky Padila di vlog youtube, Commissioner IBL Hasan Gozali sedikit menerangkan apa yang pengin diraih dari team-team peserta yang berupa PT kecuali pengin profesional. Walau sebenarnya, pengertian profesional sendiri demikian kabur yang belum sudah pasti digerakkan oleh liga IBL sendiri.

Ada keyword tarik dalam pengakuan Hasan Gozali di video Rocky, “legal binding”. Entahlah apa arti harfiahnya

Tetapi pengakuan ini searah dengan yang diterangkan Agus Mauro di atas, “Liga punyai landasan ketergantungan (legal binding ?), liga (selaku PT) bekerja bersama dengan PT, tidak dapat yang lain.”

Saya mengontak Agus Mauro sebab pengin betul-betul tahu apa pola dibalik peraturan ini. Apa lagi IBL benar-benar pengin supaya peraturan ini telah berjalan pada musim yang baru.

Jika ada team yang belum berupa PT, karena itu mereka akan mendapatkan ancaman 250 juta rupiah. Jika mengatakan mundur dalam bentang 120 hari mendekati diawalinya liga, karena itu mereka akan mendapatkan denda satu miliar. Denda jadi empat miliar jika surat pemunduran diri disodorkan dalam saat yang benar-benar menekan, 90 hari. Demikian | lebih kurang bunyi ketentuan keikutsertaan team-team IBL.

“Waktu ada surat keluar dari CLS, kami terkejut sekali. Sesungguhnya itu kan dapat ada pra-diskusi dahulu. Tetapi ya biarlah, telah keluar. Lantas saya telephone ke yayasan, sebab dari instruksi yang saya terima, ini ujungnya yayasan, bukan Christopher-nya (Managing Mitra CLS Knights). Saya telephone yayasan, ada jalan keluar atau mungkin tidak. Mereka ngomong jika mereka memang seharusnya yayasan. Jika ada perombakan harus ada meeting umum anggota untuk tentukan arah peraturan,” jelas Agus Mauro.

“Yayasan itu tidak dapat membuat aktivitas usaha. Sebab kegiatannya sosial. Misalkan yayasan pensiun, mereka harus membuat PT untuk mengurus dana atau mereka memberi saham ke satu PT untuk mengurus dana keuangan. Mereka (yayasan) tidak dapat mengurus langsung. Karenanya organisasi non-profit.”

Kemauan IBL dan keputusan CLS Knights tidak mendapati titik jumpa

IBL kokoh pengin supaya seluruh team berupa PT, dan CLS Knights tidak ingin keluar dari semangat kekeuargaan CLS yang telah berumur 70 tahun selaku yayasan.

Pasca-keluarnya surat, IBL 2x melangsungkan tatap muka dengan faksi CLS Knights. Diantaranya, menurut Christopher Tanuwidjaja, Managing Mitra CLS Knights ialah lewat telekonferensi.

Dalam pertemuan itu, IBL tawarkan satu jalan keluar. “Beliau (Agus Mauro) meminta saya yang membuat PT. Waktu itu saya tolak,” keras Christopher.

“Dapat sesungguhnya yayasan berupa PT, itu salah satunya jalan keluar yang disodorkan ke kami. Tetapi yayasan cuman dapat mempunyai saham pada sebuah PT cuman 49 % terbesar. Bermakna 51 prosentasenya, asset yang sejauh ini 100 prosentasenya punya yayasan, 51 prosentasenya beralih menjadi punya seseorang,” lebih Christopher kembali.

Menurut Agus Mauro, dalam interviunya dengan saya, penawaran formasi itu akan baik untuk kemampuan liga di depan. Tiap team jadi mempunyai agunan keikutsertaan dan kelangsungan hidup sebab liga yang turut menjaminnya. Saat ada satu team peserta yang kesusahan keuangan dan diambang kemunduran, liga bisa selamatkannya dengan suntikan tambahan modal saat sebelum dipasarkan miliknya pada pihak baru.

“51 % saham di tiap team itu punya liga, tetapi ditukar (liga lebih dulu membeli). 49 prosentasenya punyai semasing pemilik. Tetapi seterusnya, 100 % dari 51 % itu bisa juga dipunyai oleh beberapa pemilik team. Yang dipasarkan, misalkan 70 %,” terang Agus Mauro. “Itu yang pengin djalankan dalam lima tahun di depan. Kami harus konstan dahulu. Jika sudah semua terang, baru kami dapat hitung. Keseluruhan pengeluaran satu team berapakah, dan sebagainya.”

Agus Mauro selanjutnya memberikan analogi bagaimana dengan metode yang lebih kurang sama NBA menyelematkan New Orleans Hornets saat kotanya terkena musibah badai dan Los Angeles Clippers saat pemilik lama waktunya keluarkan tanggapan bersuara rasis

Ke-2 team itu sekarang telah mempunyai pemilik baru.

Percakapan panjang dengan Agus Mauro bawa saya ke satu pertanyaan tarik. Jika, IBL ialah punya PT. BBI yang ambilnya dari Starting Five saat alami kesusahan diakhir musim 2016, lalu siapakah pemilik NBA?

Pertanyaan ini terlihat sederhana, dan kemungkinan banyak yang maklum jika NBA ialah punya bersama beberapa pemilik team yang bergabung berbentuk seperti Dewan Komisaris IBL. Tetapi rupanya, susah sekali mendapati sumber yang dapat memverifikasi sangkaan atau asumsi itu.

Saat saya menulis “NBA owner” atau “Who owns the NBA”, link yang tampil terus menuju pemilik team-team NBA. BUKAN, pemilik liga NBA. Saat saya coba cari dengan keyword lain, seumpama “NBA business mode” atau “NBA structure”, balik-baliknya menuju beberapa pemilik team NBA kembali dengan beberapa angka penghasilan atau pengeluaran team.

Rasa ingin tahu ini makin bertambah dengan figur David Stern dan suksesornya Adam Silver yang kadang nampak misteri.

Sesudah cari intens, saya mendapati tulisan dari satu jurnal yang dikeluarkan oleh Marquette University Law School Faculty. Tulisannya dengan judul “What is the NBA?” tulisan hasil penelitian Profesor (dosen) Nadelle Grossman di tahun 2014. Keterangan dalam paragraf-paragraf selanjutnya banyak saya salin dari isi jurnal itu.

Menurut Grossman, “Untuk satu organisasi yang telah berusia 68 tahun, susunan NBA secara mengagetkan masih kabur. Di satu segi, rekanan antaranggota NBA terang terikat sebab kontrak. Konstitusi NBA sendiri mengatakan jika NBA ialah “(ikatan) kontrak antaranggota.”

Dari risetnya, Grossman mendapati jika wujud NBA berdasar beberapa masalah persidangan juga berbeda

NBA pernah diterangkan selaku tubuh usaha yang dipunyai satu kelompok penanam modal (gabung venture) yang dari New York.Di persidangan lain, NBA pernah diartikan selaku substansi tunggal

Menariknya, berdasar konstitusinya, NBA sendiri mengatakan jika mereka bekerja untuk maksud non-profit. Ini searah dengan konsep dasar organisasinya yang mengatakan “Federasi ini digerakkan untuk mengurus satu liga yang berisi team-team basket profesional yang masing-masingnya digerakkan oleh Anggota Federasi.” Dalam kata lain, konstitusi NBA secara jelas mengatakan jika mereka ialah organisasi dengan arah non-komersial.

“Walaupun demikian, NBA bukan object tidak harus pajak. Sebab walaupun maksudnya non-komersial, NBA terus mendapatkan keuntungan. Bahkan juga dalam perbincangan setiap hari, bicara mengenai NBA sering menyertakan tema keuntungan keuangan satu team.” Catat Grossman.

Selaku organisasi –yang ucapnya- non-profit, ada tiga sumber penghasilan team-team NBA. Pertama dari pemasaran ticket. Ke-2 , dari pemasaran hak liputan dan tayangan bermacam jenis mass media. Dan ke-3 dari kekayaan (atau kekayaan cendekiawan) semasing team yang dipasarkan berbentuk pernak-pernik (merchandise), dan sebagainya. Penghasilan dari sumber ke-2 dan ke-3 ini selanjutnya dipisah rata untuk semuanya team.

Selaku tambahan, NBA sesungguhnya mempunyai sumber penghasilan ke-4. Sumber penghasilan ini namanya Luxury Tax

Tiap team yang membuat pengeluaran di atas batasan paling atas (salary cap) harus bayar Luxury Tax sebesar kelebihan itu. Penghasilan yang didapatkan dari Luxury Tax ini selanjutnya diambil oleh NBA atau dibagi ke team-team yang lain tidak bayar Luxury Tax.

Metode pembagian penghasilan ini dibuat supaya tingkat persaingan di liga terbangun keseimbangannya. Terhitung pemasukan-pemasukannya bertambah lebih adil.

Walaupun ada satu team yang sering tidak untung, metode ini membuat pemilikan satu team NBA akan condong memberikan keuntungan. Mengambil contoh apa yang berlangsung dengan Los Angeles Clippers.

Semenjak 2006, team ini cuman memperoleh tidak lebih dari 15 juta dolar tiap tahun dari aktivitas operasinya. Tetapi saat dipasarkan oleh Sterlings di tahun 2014, Clippers laris 2 miliar dolar.

Dalam jalankan organisasi, Konstitusi NBA mempunyai “board of governors”, sebutlah saja seperti Dewan Komisaris di IBL. Mereka mempunyai keharusan memantau tiap cara dan peraturan federasi.

Tiap wakil team di Dewan Komisaris ini diputuskan oleh anggota NBA

Anggota NBA umumnya diasumsikan selaku beberapa pemilik team NBA, baik team yang dipunyai secara perseorangan atau barisan. Oleh karena itu, keputusan atau tingkah tiap anggota Dewan Komisaris dipandang sebagai wakil team yang mengutusnya.

Kuasa Dewan Komisaris ini besar sekali. Beberapa keputusan besar NBA berawal dari keputusan Dewan Komisaris ini. Mereka yang mengatur NBA. Tetapi untuk melakukan pekerjaan setiap harinya, Dewan
Oleh sebab IBL menjadi punya satu perusahaan di mana team-team pesertanya ialah anggota yang mendaftarkan, karena itu benar-benar lumrah jika keluar beberapa aturan sepihak. Pemilik liga atau PT. BBI ialah nakhoda penentu arah ingin dibawa ke mana IBL seterusnya. Bukan, bukan Dewan Komisaris.

Ini perlu dimengerti sebab benar-benar berkaitan dengan yang sedang dan telah berkembang pada sebuah tahun akhir. Dengan semua kontroversinya, PT. BBI sekarang mempunyai arah dan visi yang pengin diraih. Mereka punyai kendalian penuh, siapa yang dapat ikut dan siapa yang tidak. Semua ditegaskan lewat banyak kebijakan yang harus dipatuhi oleh beberapa team peserta. Komisaris menunjuk seorang Commissioner.

Dalam Konstitusi NBA, seorang Commissioner ialah “Chief Executive Officer (CEO) liga yang bertanggungjawab jaga kredibilitas pertandingan profesional di NBA dan jaga keyakinan khalayak pada liga.” Lebih jauh, seorang Commissioner memiliki hak jadi penengah atau pengambil keputusan dalam tiap kasus yang menyertakan beberapa pemilik team.

Dari keterangan Profesor Nadelle Grossman mengenai NBA, saya selanjutnya ketarik memperbandingkannya dengan IBL. Terutamanya perubahan IBL semenjak dibuat tahun 2003, beralih menjadi NBL Indonesia pada tahun 2010 dan kembali pada IBL kembali pada tahun 2016.

Menurut pemilik Aspac Irawan Haryono atau dekat kita mengenal dengan Koh Kim Hong, pada awal pembentukannya, team-team yang bergabung di persaingan awalnya atau Kobatama semasing menyerahkan uang sejumlah 100 juta rupiah. Penumpukan uang itu selanjutnya dikasih ke promotor yang dipilih selaku pengurus liga. Uang setoran itu ialah sinyal keikutsertaan dan pemilikan bersama IBL. Seperti NBA, tiap team selanjutnya mengirim wakil yang duduk di Dewan Komisaris.

Di perjalanannya, IBL seringkali bertukar promotor atau pelaksana. Hingga kemudian IBL (edisi pertama) usai pada tahun 2009.

Kesemarakan IBL diteruskan oleh NBL Indonesia dengan pelaksana PT. DBL Indonesia. Walaupun bertukar nama, NBL Indonesia teruslah punya bersama beberapa Dewan Komisaris. Namun, anggota Dewan Komisaris makin bertambah satu yakni Azrul Ananda selaku Commissioner NBL Indonesia. Menurut Azrul Ananda, pekerjaannya –sebagai anggota ke-13- “cuman” selaku penengah saat Dewan Komisaris terbelah dua dan berlangsung kebuntuan dalam proses ambil keputusan.

PT. DBL Indonesia mendapatkan instruksi dari Dewan Komisaris untuk jalankan NBL Indonesia dengan metode kontrak 3 + dua tahun. Tujuannya, sesudah berjalan sepanjang tiga tahun, PT. DBL Indonesia ialah opsi pertama Dewan Komisaris untuk jalankan liga di dua tahun seterusnya.

NBL Indonesia cuman berjalan lima musim

Tahun 2016, IBL (edisi ke-2 ) berguling. Promotornya ialah Starting Five dengan Hasan Gozali selaku Commissioner yang susunan organisasinya masih tidak cukup lebih sama dengan NBL Indonesia.

Kontrak pekerjaan penerapan persaingan dari Dewan Komisaris ke Starting Five sedikit berlainan, 2 + tiga tahun.

Sayang, baru saja berjalan setahun persaingan, IBL hadapi banyak permasalahan. Starting Five kesusahan jalankan atau bahkan juga pastikan berjalannya musim seterusnya.

Waktu itu, Starting Five selanjutnya ditolong oleh kehadiran satu konsorsium yang pastikan jika musim 2017 akan berguling. Konsorsium berikut yang ternyata selanjutnya namanya PT. Bola Basket Indonesia.

Saat diambil pindah realisasinya oleh konsorsium, ada perombakan fundamental yang berlangsung. Diakui atau mungkin tidak, liga basket profesional namanya IBL ini bukan kembali punya bersama beberapa Dewan Komisaris. Team-team yang pengin berperan serta di IBL 2017 harus melalui proses register ulangi dengan beberapa peraturan baru. Aspac Jakarta, NSH Jakarta dan Fase Jakarta sempat menampik proses ini. Sampai batasan akhir register, mereka tidak tampil. Aspac dan NSH pada akhirnya susul masuk dengan memperoleh ancaman, sesaat Fase pilih buyar.

Beberapa pemainnya menebar di team-team IBL yang lain (paling banyak ke Aspac)

Saat saya menulis “Diakui atau mungkin tidak” pada paragraf awalnya, saya beranggapan sebab benar ada beberapa anggota Dewan Komisaris yang kelihatannya tidak meyadari perombakan ini. Ada anggota Dewan Komisaris yang berbicara, “Dewan Komisaris saat ini tidak aktif.” Ada juga yang menyalahkan jika “saran kami tidak didengar.” Dan yang –menurut saya- terberat ialah ada yang keheranan, kenapa liga atau IBL sering keluarkan ketentuan sepihak tiada berdialog dahulu dengan Dewan Komisaris!

Untuk saya, semua memperlihatkan jika beberapa anggota Dewan Komisaris kelihatannya benar-benar tidak sadar jika IBL tidak lagi punya mereka, tetapi punya PT. BBI.

Saat mewawancara Agus Mauro (komisaris PT. BBI), saya ketahui jika PT. BBI dan IBL mempunyai misi yang sangatlah baik. Dalam lima tahun di depan, IBL diinginkan jadi satu substansi usaha yang kompak. Memperoleh keuntungan yang dapat dipisah rata dengan team-team pesertanya (serupa NBA), dan mempunyai kejelasan jumlah peserta yang akan terbangun saat sedang berjalan. Liga dan team-team peserta akan sama-sama jaga saat tampil ketegangan tidak tersangka. “Legal binding” tiap team bisa menjadi penyelamat pada kondisi itu.

“Ini proses, saya sadar jika tahun awal (2017) itu peralihan. Rugi besar (berlangsung pada tahun 2016), selanjutnya kami mengambil pindah untuk menyelematkan liga. Tahun awal kami jalan (2017), minim sekali waktunya, walaupun pada akhirnya jalan. Yang tentu, tahun ini (2017) kami untung. Cukup. Sampai 2019 sponsor telah aman seluruh,” terang Agus Mauro.

“Penting amankan jalannya liga sampai 2019 sebab waktu itu ada proses Pemilihan presiden (Penyeleksian Umum Presiden). Umumnya akan susah bisa sponsor.”

Pastikan jumlah peserta benar-benar penting untuk jalankan kemauan IBL

Tapi saat seluruh team telah satu misi dan berupa PT, Agus Mauro percaya jika perjalanan seterusnya relatif semakin lebih gampang.

“Yang perlu itu kejelasan dan kestabilan. Tahun awal (2017) itu koalisi, sulit. Tahun ke-2 ini akan kami kasih saksikan semua. Saat ini kami bisa berbicara ingin apa yang akan datang. (Liga) Ini akan untung yang akan datang,” keras Agus.

Keputusan mundurnya CLS Knights Surabaya akan jadi rintangan tertentu untuk misi IBL. Ditambah, CLS Knights ialah asset bernilai dengan volume simpatisan yang termasuk sangatlah besar.

“Kami telah menanti 2 tahun. Yang saya cukup terkejut, dari awalnya CLS itu bukan yang memiliki masalah. Sebab telah 2 tahun kami publikasi, ini harus selekasnya diawali. Sebab jika tidak diawali saat ini, kapan?”

“CLS tidak memberikan kami ruangan untuk perundingan. Kami terkejut dengan surat itu,” tutur Agus.

Sesudah kokoh tidak mengganti wujud yayasan jadi PT, Christopher melalui pertemuan jurnalis menerangkan jika CLS Knights bisa kembali pada IBL, dengan persyaratan, liga keluarkan pengakuan jika mereka bisa berupa yayasan selama-lamanya.

“Ia tidak pernah ngomong demikian ke kami. Sejauh ini kami tidak pernah terima pengakuan, seumpama, CLS Knights ingin turut seandainya ini, ini, ini. Itu tidak ada. Tiba-tiba, mereka kirim surat keluar. Susah. Ini ibarat telah tutup lajur yang kita ingin.”

“CLS punyai nilai, kalaulah mereka ingin jual slot-nya juga dapat sesungguhnya,” Agus kurang lebih masih sayangkan beberapa langkah yang diambil CLS Knights.

“Saat ini malahan hangus, diambil oleh liga. Kami telah kasih pilihan itu. CLS tidak ingin kerja sama sama orang lain. PT saya yang tanggung, kalian selaku sponsor. Tetapi jika ada kelebihan serta kekurangan saya komit(men) sebab saya yang punyai PT-nya.”

Dengar keterangan Agus Mauro dan awalnya Christopher, susah memikirkan ada titik jumpa. Seperti kata Christopher sendiri, tekad liga dan pendirian CLS sama baik. Namun benar-benar tidak ada titik jumpa.

Mengharap jika IBL akan melunak dan menampung tekad CLS Knights bermakna merusak gagasan besar liga. Kebalikannya, pada keadaan sekarang ini, CLS Knights akan susah menelan kembali lagi ketetapannya.

Benar-benar tidak ada yang salah dan benar. IBL dan CLS Knights semasing punyai pendirian. Namun, harga dari kekukuhan pendirian semasing faksi ini akan mempertaruhkan satu perihal berarti: CLS Knights Surabaya akan raib dari IBL.

Senang tidak senang, kemungkinan itu yang akan berlangsung. Walaupun saya masih mengharap hal tersebut tidak akan berlangsung.

Lalu saya kembali lagi mengulang-ulang pertanyaan yang awalannya sedikit berupa retorika ke Agus Mauro, “jadi kapan liga diawali?”

“Tanggal 8 Desember (2017) kami mulai akan. Itu tanggal yang telah kami kasih ke sponsor. Sesungguhnya telah kami kasih informasi. Tetapi, mengapa ini cukup lambat, saya telah bertanya ke team kapan kami punyai kejelasan seberapa banyak sich team yang akan turut liga ini (dan tentunya telah berupa PT).”